Postingan

Adakah yang setulus hatinya..?

Gambar
by Sri Wahyuni ( Notes ) on Friday, June 28, 2013 at 10:49pm Terkesima mendengar sebuah cerita seorang teman (A)...  jika seorang teman yang punya jabatan lebih memilih naik ojek kembali ke rumahnya hanya karena seorang teman  (B) telah meminjam mobil dinasnya... subhanallah, masih adakah orang yang demikian? kugosok-gosok kupingku sebelah jikalau saja telah salah dengar, tapi ternyata tidak... Cerita berlanjut, orang yang meminjam tersebut adalah si B yang seringkali memunggunginya dalam sebuah kepentingan. Hal ini dengan sadar bila sang teman yang pejabat itu tahu bagaimana karakter teman tsb. "mobil dinas adalah bukan milik saya pribadi, milik bersama..." jawabnya saat ditanya mengapa mau meminjamkan kepada si B. Sebenarnya bukan cerita baru tentang hal seperti ini, malah sudah menjadi kebiasaanya berbuat demikian... hanya saja saya tidak pernah habis pikir tentang ketulusan beliau dalam memberikan apa saja yang menurutnya bukan miliknya, namun ...

Bila Berbicara dengan Fikiran Sendiri...

Gambar
Tumben telpon anakku saat ini membuat hatiku sedikit sedih... saya berfikir dianya sudah senang, bahagia karena kerja kerasnya selama ini, namun ternyata dia sedih karena ''ibunya seorang dosen"...  yah, saya hanya berusaha kembali memberi motivasi bahwa itu adalah buah kerja kerasnya bukan  karena kerja keras siapa-siapa, apalagi  dengan ibu yang jauh sebagai seorang mahasiswa yang lagi stress... +++++ Teringat sebuah kisah di jaman Abunawas… seorang bapak sedang menempuh sebuah perjalanan, bepergian bersama seorang anak lelakinya yang sementara menunggangi seekor keledai. Dalam perjalanan mereka melewati beberapa orang, terdengar bisikan di antara kerumunan orang-orang tesebut, “kurang ajar sekali anak itu, sampai hati membiarkan bapaknya yang sudah tua berjalan kaki sementara dia duduk manis menunggangi keledai”. Terfikir oleh si anak, “iya, memang benar, saya tidak boleh berbuat begitu kepada bapak”, dan pada akhirnya mereka (antara bapak dan ...

JFK, Indonesia, CIA and Freeport

Gambar
by Fachri Al-Fatih ( Notes ) on Tuesday, November 1, 2011 at 5:48am Beberapa hari yg lalu saya mendapat kiriman email dari kolega di kampus sebuah tulisan menarik. Ingin rasanya berbagi dengan para sahabat untuk sekadar menjadi menu 'sarapan pagi'. Mungkin tulisan ini dapat menjawab mengapa Pemerintah Indonesia nampak tidak begitu peduli dengan masalah Freeport. Sekarang malah  SiBeYe keluarkan album bukan sibuk mengurusi Freeport. Karena semua tahu bagaimana kedekatan SiBeYe dengan AS. TTulisan ini juga mungkin bisa menjadi alasan kita mengerti bagaimana Polisi n Tentara Indonesia bisa diberi dana oleh Freeport. Semua kebingungan kita semoga dapat terjawab karena kita tahu bagaimana awal mulanya Freeport di Indonesia. Selamat menikmati .... Akhir tahun 1996, sebuah tulisan bagus oleh Lisa Pease yang dimuat dalam majalah Probe. Tulisan ini juga disimpan dalam National Archive di Washington DC. Judul tulisan tersebut adalah “ JFK, Indonesia, CIA...

Bunga Rampai "EP" (2)...

Gambar
Melanjutkan note "Bunga Rampai EP (1), kembali meng CoPas lanjutan kumpulan catatan EP. Bukanlah sebuah kesengajaan untuk seseorang bila sebuah postingan EP ini dibuat, namun sekedar untuk membuat mind set pribadi... alhamdulillah... ^_^ ===== EP (41): "Cukuplah Dia t4 menggantungkan semua harapan dan do'a dari upaya yg dilakukan, karena ujian dan waktu hanyalah tantangan dalam proses menuju sbh hasil..." EP (42): "Lebih banyak diam jauh lebih baik daripada mengatakan sesuatu dengan tanpa ilmu di dalamnya..." EP (43):"Bila melihat sikap yang tdk sesuai dengan karakter diri, tak perlu mengomentarinya panjang lebar, cukup bersyukur dan berkata dlm hati...alhamdulilllah, untung bukan saya... " EP (45): "Sadar diri terhadap kelebihan dan kekurangan yang dimiliki akan membuatmu lebih mawas diri untuk mengoreksi orang lain..." EP (46): "Yakinlah, qta tidak akan pernah dapat memahami orang lain sebelum qta memahami dir...

Bunga Rampai "EP" (1)...

Gambar
Ruang note ini kembali tercoret karena tergelitik oleh sebuah pertanyaan dari seorang teman akan maksud EP dan episodenya...  tidak sadar bila sudah sekian nomer yang telah terposting. Jadi terinspirasi untuk kembali menengok Energi positif apa saja yang telah terucap dan berusaha dilakoni selama ber FB an ria di dunia Maya ini... Sambil tersenyum membacanya, potingan2 ini saya CoPas sekaligus mengenang dan berusaha mengingat kembali kondisi bathin diri yang terjadi pada saat itu... ^_^ ===== EP (1): "Upayakan pemberianmu kepada seseorang tidak diketahui oleh orang lain, karena itu akan menghapus niat baik dari pemberianmu..." EP (2): "Sambutlah hari-harimu dengan Senyuman... Penuhilah dengan pikiran positif dan amalan baik..." EP (3): "Jauhkanlah semua pikiran negatif yang akan menggelitik sukmamu..." EP (4): "Berbagilah .... agar kehangatan tetap membias ke jiwa dan raga di antara kalian..."            ...

Jeritan Wanita Barat dan Kekagumannya Kepada Wanita Muslimah…

Gambar
Jeritan wanita barat dan kekagumannya kepada wanita Muslimah… Joana Francis adalah seorang penulis dan wartawan asal AS. Dalam situs Crescent and the Cross, perempuan yang menganut agama Kristen itu menuliskan ungkapan hatinya tentang kekagumannya pada perempuan-perempuan Muslim di Libanon . Apa yang ditulis Francis, meski ditujukan pada para Muslimah di Libanon, bisa menjadi cermin dan semangat bagi para Muslimah dimanapun untuk bangga akan identitasnya menjadi seorang perempuan Muslim, apalagi di tengah kehidupan modern dan derasnya pengaruh budaya Barat yang bisa melemahkan keyakinan dan keteguhan seorang Muslimah untuk tetap mengikuti cara-cara hidup yang diajarkan Islam. Karena di luar sana, banyak kaum perempuan lain yang iri melihat kehidupan dan kepribadian para perempuan Muslim yang masih teguh memegang ajaran-ajaran agamanya. Inilah ungkapan kekaguman Francis sekaligus pesan yang disampaikannya untuk perempuan-peremp...

Pimpinan yang Baik itu, adalah...

Gambar
Tidak ada prajurit yang salah, yang salah adalah komandannya. ..  Tumben pameo tersebut tiba-tiba saja begitu ngetrend di hari ini, padahal kalimat ini sudah sejak lama saya mendengarnya dari mulut sang maha guru, bahwa "tidak ada anak buah yang salah, yang salah adalah pimpinan..." dan ternyata pameo di atas kembali meruak membahana karena diucapkan oleh seorang Jenderal yang mampu mengakui dan menyatakan dirinya bersalah atas perbuatan anak buahnya... seorang komandan Kopasus, Mayjen TNI Agus Sutomo...  ckckckck? Benarkah ini memang sebuah perbuatan yang  baru dan langka?                                                                           Ter...