Postingan

Ibu, Kupinta Do'amu...

Gambar
  Ibu, hari ini aku telah berdo'a padaNya untuk anak-anakku untuk kebaikan dan masa depan mereka seperti yang engkau ajarkan kepada kami anak-anakmu bahwa do'a seorang ibu adalah kunci serta kekuatan dari segala sesuatu. Ibu, hari ini aku berdo'a padaNya untukmu atas segala pengorbananmu kebaikan dan kasih sayang serta keikhlasanmu yang tak ada habisnya pada kami anak-anakmu dan cucu-cucumu. Ibu, hari ini aku meminta do'a darimu untuk anakku untuk kebaikan dan masa depannya seperti do'a yang tiap hari engkau panjatkan untuk anak-anakmu untuk kebaikan dan masa depan kami. Ibu, hingga hari ini aku masih yakin bila do'amu tetap mujarab dan terijabah olehNya semua itu karena amalanmu... Ibu, do'akan aku agar menjadi ibu sepertimu untuk anak-anakku... Depok, 08 Mei 2010 (reposting dr FB) 

Obsesi baru...

Gambar
  Terinspirasi dari salah satu acara yang senang ditontonnya, jagoanku selalu memaksa untuk bisa membuat makanan seperti apa yang dipikirkannya, namun karena tidak punya waktu dalam beberapa bulan ini saya selalu menolaknya. Dan hari ini, dengan alasan yang sama saya masih menolaknya... "mama takut Jundiy sembrono dengan kompornya, karena kompornya rawan untuk anak segede jundiy... " kataku sedikit menakuti agar dia berhenti merajuk (padahal saya memang takut...^_^ ). "Ga' ma... aku hati-hati, mama ajarin aja caranya..." jawabnya berusaha meyakinkan. Tidak lama kemudian, saya sudah mendengar bunyi sesuatu yang sementara dikocok. Ternyata dia mengocok telur dengan garpu di sebuah mangkuk kecil... "garamnya gimana banyaknya ma? Mama, bawang gorengnya simpan dimana?" teriaknya.... Wadduuh, kali ini dia betul-betul beraksi ingin memperlihatkan kemampuannya... ^_^ "Lebih enak kan ma?" katanya sambil tersenyum bangga menyodorkan telur dadar (apa ce...

Kembali berulang...

Seiring peputaran bumi pada porosnya Perulangan hari dan bulan kelahiran kembali hadir menjadi cermin menampakkan raut wajah yang berubah menampilkan sosok dan fisik yang berbeda mencerminkan kedewasaan menyiratkan kebijaksanaan dalam kehidupan yang telah dijalani... Tak terasa, hari ini kembali mengingatkan jikalau usia menjalani hidup bertambah lagi kesempatan memanfaatkan hidup berkurang lagi berapa kecil amalan baik yang telah dimiliki berapa besar kesalahan yang telah diperbuat pengingkaran terhadapnya yang harus dibuang serta rasa syukur yang harus dipanjatkan kepadaNya... dan hari ini kembali berdo'a dan berharap dijauhkan dari jalan yang menyimpang dariNya diampunkan segala kesalahan yang ada diberi kesempatan tuk berbuat lebih baik mendapatkan berkah lebih banyak mendapatkan kebahagian hingga akhir hayat dan menjadi hamba yang tetap bersyukur padaNya.... ....Selamat berulang tahun saudaraku, temanku semoga Rahmat, Karunia dan berkahNya selalu tercurah untukmu dan selur...

Berbeda Pendapat

Gambar
  Setiap orang boleh berpendapat, karena adalah kebutuhan dan dibutuhkan adalah hak segala bangsa adalah hak asasi manusia dilindungi oleh negara ... karenanya kukuh dalam berpendapat dengan semua alasannya, tidak bisa dilarang malah diwajibkan bila untuk kebaikan !!! Setiap orang boleh berbeda pendapat, karena adalah indikator hidup yang dinamis tidak akan menjatuhkan harga diri keberanian terhadap ketakutan diri menunjukkan pribadi dan kematangan seseorang menunjukkan kemajemukan penciptaanNya adalah rahmat dan dibolehkan oleh agama ....olehnya pendapat dipertimbangkan sebaik-baiknya sebelum diucapkan Kawan, sebaiknya kita-kita Jangan seperti Tong Kosong Nyaring bunyinya... jadi bila akan berpendapat yang sama atau berbeda, tentulah dengan alasan yang jelas jangan hanya sebatas ikut ramai mungkin karena ingin menyelamatkan diri sebatas untuk melepaskan unek-unek mungkin juga untuk menonjolkan diri atau juga untuk memojokkan lawan-lawanmu atau semata untuk kepentingan orang banya...

Tuhan, Maafkan Aku ...

Gambar
  Apa yang aku cari dalam hidup ini? apa yang aku inginkan dalam hidup ini? apa yang aku butuhkan dalam hidup ini? padahal semua sudah tersedia sejak aku lahir segala kemudahan dan do'a senantiasa diberikan pembelajaran telah disiapkan dari ayunan lalu apa yang aku ragukan dalam hidup ini mengapa aku belum juga mampu mendatangimu di setiap waktu yang telah Engkau tentukan? Seperti hambaMu yang lain... Ku terlahir dari seorang ibu dan bapak yang bersahaja penuh kasih sayang bertumbuh di antara kesederhanaan dan rendah hati kakak dan adik berkembang dengan loyalitas teman dan sahabat yang menghargai kesetiaan mandiri di antara kondisi keluarga dan kerabat yang penuh perjuangan belajar dari kehidupan nelangsah yang ada di sekitar menjunjung kebenaran sebagai sebuah prinsip hidup berharap memiliki pribadi yang tidak mengenal rasa pilah pilih di garisMu dan menjadikan kebahagiaan hidup pada apa yang telah Engkau tentukan Aku tahu bahwa hidup ini adalah perjuangan tanpa perjuangan tentu...

Angan... [Kenangan dan Bayangan]

  di atas sana, terasa... Sunrise menyibakkan sayap merah kuningnya membangunkan bonsai-bonsai cemara tua yang tegak menanti usainya waktu di tengah savana berselimut kabut menghangatkan para pencari diri dan penciptanya untuk bersujud kepadaNya di bawah sini, terasa... Hiruk pikuk kemacetan tak kenal waktu pagi siang sore hingga malam hari gemerlap duniawi sekejap menggelora berbaur di antara rintih dan keluh kesah anak cucu bangsa yang bergelut peluh mengais harapan dari keterpurukan keserakahan di atas sana, terlihat... Adrenalin petualang tangguh terpacu menghampiri merangkak di antara cadas terjal berlumut meraih dambaan penggetar sukma luka perihpun terelakkan oleh semerbaknya Edelweiss, penyejuk hati sang pengembara di bawah sini, terlihat... Adrenalin berlomba di antara nadi penguasa dan investor berburu berebutan mendekat satu sama lain meraih kesempatan ambisi diri nestapa anak bangsa terabaikan karenanya Rupiah dan Dollar, penyejuk hati sang pemburu Tuhan, aku sedih... ...

Yaya, Selamat Jalan sahabatku...

Gambar
  Innalillahi wa inna ilayhi roji'uun... Yaya, maafkan aku sahabat, saudaraku... kau terbaring dan terbujur kaku di sana sementara aku tak dapat melihatmu... tak sanggup kuhentikan tetesan yang mengalir dan memenuhi pipiku... sungguh aku malu...sebagai seorang sahabatmu namun tak mampu terbang dan hadir menemani jasadmu di saat saat terakhir seperti itu...   maafkan aku saudaraku... semua rasa yang ada hanya tercekat dikerongkongan bagaimana aku harus menjelaskan ketidakberdayaanku saat ini seperti bagaimana aku harus melukiskan persaudaraan kita yang sekian lama hampir 3 dekade, sejak 27 tahun lalu yang masih terjalin dengan baik dan semua ini  karena kelembutan dan kebaikan hatimu...   Manusia berencana, Allah jualah yang menentukan kemarin kita masih merancangnya, bila reunian perak  besok akan mengulang kembali masa2 indah di SMA menjalin silaturrahim yang lebih erat membawa keluarga bersama berkumpul di Lembanna, rumah bapak Minggu mengenang semuanya sekali...