Postingan

Sekilas Hikmah di tahun 2011...

Gambar
Alhamdulillah,  malam akhir tahun 2011 kulalui dengan sebuah tidur yang nyenyak... sebuah kesempatan yang nyaris, tak pernah diperoleh di tahun 2011 kemarin, tidur sehabis Isya' dari 19.15 WIB sampai jam 01.50 WIB, lumayaann... sebuah rezeki yang sangat harus kusyukuri, karena di akhir tahun tersebut, masih juga teraih kesempatan... meski sehari, di akhir tahun 2011... Bercermin pada perilaku diri di tahun 2011 adalah sikap yang sangat bijak untuk memperbaiki kembali semua kesempatan hidup dalam ber'Amal Ma'ruf dan berNahi Mungkar di tahun berikutnya... dan ternyata bukan hal yang sepele untuk tidak mengacuhkannya... karena di tahun ini banyak hikmah yang diperoleh dengan begitu tiba-tiba... dari rasa senang dan bahagia yang selama ini mengitari dan melingkupi diri tiba-tiba berubah menjadi sebuah rasa sedih dan kedukaan... sikap optimis yang menyala-nyala, dalam sekejap bisa meredup bahkan nyaris redam tanpa energi... kebanggaan akan sesuatu berubah menjadi sebuah kelemaha...

Semangaaaatttttt...

Gambar
Ditemani alunan lagu " jangan menyerah " nya D'Masiv, mencoba tetap melek menahan penat dan  kantuk sambil menunggu si Bohlam mengeluarkan energi termalnya... capek dan  bosan melihat deretan angka yg begitu menyiksa beban mata minusku dengan tambahan lensa plus....sudah tak sanggup kuhitung kembali berapa detik data yang sudah kukumpulkan dan puluhan lembar grafik yang terlukiskan... namun aneh, koq ga kelar2 juga ya? rasanya ga ada abis2nya, rasanya ga sampe2 juga di tujuan itu???? ada apa? mengapa? sapa yg geblek nih? aku? ato???  aahaa... yah sudah, biar aku sajalah.... nasiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiib, sdh bawaan dari sana kalee...  " Tak ada manusia yang terlahir sempurna " teriak D'masiv berulang-ulang mengingatkan diriku... betul itu, akulah salah satunya, yoi,... mang udah lemoot, namun " Tuhan menunjukkan kebesaranNya bagi hambaNya yang tak kenal Putus asa " tambahnya lagi ... dan lanjutnya " jangan menyerah, jangan menyerah,jangan menyer...

Curhat Satpamku...

Gambar
Mungkin karena curhat-curhatan lagi nge trend  ya, tiba-tiba saja  seorang dari satpam asrama kami mengajakku ngobrol di pagi hari kemarin, sesaat stelah mengantar si Jundiy ke sekolah... dengan mimik yang serius seperti orang yang kebingungan namun tetap tersenyum meski terlihat sedikit nyengir...:), dan nampak di wajah pak Satpam ini ada sebuah kegalauan...   Setelah diawali prolog yang saling bertanya kabar dan waktu yang bisa dipakai untuk ngobrol sebentar, akhirnya cerita berlanjut dalam bentuk curhat... "bu berapa ya harga laptop", tanya pak satpam, "alhamdulillah, bapak mau beli laptop?" tanyaku dengan tanpa menjawab pertanyaannya... "ga', mau tau aja harganya, siap2 untuk nyediain duitnya" jawabnya. Keningku berkerut (???) lalu menjawab, "harga laptop itu tergantung merek dan ukurannya pak", kalo yg kecil kayak punyaku itu umumnya sdh bs dapat 3 juta, bahkan sdh ada 2,5 jt, tp kalo yg gedean dikit beda harganya jg bertingkat sampe 8 j...

Untukmu Sahabatku...

Gambar
 Dear Sahabatku... aku tahu itu sakit buatmu namun apakah engkau harus seperti itu setiap hari? dan apakah engkau akan menjadi lebih baik dengan cara seperti itu? bukalah matamu dan lihat sekitarmu betapa banyak warna yang lebih kelam dari warna hidupmu saat ini bukalah nalarmu bandingkanlah dengan kehidupan saudara2 kita yang telah tertimpa bencana bagaimana suramnya kehidupan mereka yang belum berarah dan berujung sebagai takdir dariNya Sahabatku... bukalah hatimu dan tuk merasakan kembali masih lebih banyak warna yang tersisa menanti jemarimu menuangkan dan memadukan serta memainkannya dengan warna yang sudah ada yakinlah... warnanya akan lebih hidup jika kau tambahkan perlahan dengan tetesan dan percikan akan rasa syukur, sabar dan tabah dari hatimu yang tulus...   Depok, 31 Januari 2011 ---- sumber gambar: www.google.co.id

Semoga menjadi Pelajaran terakhir...

Gambar
Sulit menguraikan rasa saat mendengar dan membaca kisah mengenaskan yang telah terjadi... hanya mampu menarik nafas panjang dan mengucapkan innalillahi wa inna ilayhi roji'un... Tahun ini kembali telah bertambah sebuah cerita kelam dunia kemahasiswaan Fakultas dan kampusku. Bagaimana tidak, kemarin sore sebanyak 35 orang mahasiswa Teknik  (Jur. Sipil) telah menjadi korban (1 org meninggal, 14 org luka-luka) kecelakaan dalam perjalanan saat akan melaksanakan kegiatan BINA AKRAB di Bengo-bengo, Camba kab. Maros, semoga keluarga2 korban diberi kesabaran, aamiin... Entah sampai kapan qta semua bisa menerima hikmah dari setiap peristiwa kelabu seperti ini padahal sebelumnya sudah ada 3 orang mhs FT, seorang mhs FK, dan seorang mhs MIPA yang meninggal? Mengapa qta tidak berusaha untuk mampu melihat hikmah2 yang telah berlalu, agar kejadian ini tidak kembali berulang...? Andai bisa berandai-andai... andai tidak memaksakan kehendak sendiri, andai mau mendengar, dan andai bisa menolak takdi...

Meraih Impian...

Gambar
Langkah tertatih memikul bara jutaan gamang mendobrak khayal kucuran peluh halau ceceran onak merengkuh asa menampik aral berlalu tanpa dendam Pelita temaram menemani menyeruak ke dasar relung-relung malam menggelitik jiwa menggilakan raga mimpi melayang ke sana sini seakan akal tiada guna Pucuk-pucuk cemara mengangguk memanggil Pipit menjumput sari Pinus menoleh berbisik membelai menghangatkan luka pupuskan lara tertiup angin sepoi Biasan Fajar semburatkan rona menyambut pagi sirnakan kelam kasak kusuk berakhir tanpa jejak oleh percikan nurani menyilaukan tenang sebening air pegunungan Esok harapan menanti bergayut di antara helai dedaun wangi Melati merebakkan aroma terbawa riang beriring kicau Kutilang melangkah meraih impian abadi di penghujung Selasa Malam Depok, 9 Pebruai 2010   (reposted from FB)  

Kala Ajal Tiba...

Gambar
Berita kematian menghiasi pendengaranku tiba-tiba dan beruntun menyentakkan kalbu yang masih kering berkubang bersama kehilafan dan dosa yang tak pernah henti menyelimuti diri Terasa kematian itu semakin mendekat tidak lagi selaksa jarak namun sudah sehasta Sayup...Ajal  mengerang lirih di kiri kanan seakan tinggal sejengkal dari badan atau mungkinkah sudah ada di ubun-ubun ini? Ketakutan menutup pandangan menghimpit mengingat  bekal yang dimiliki nyaris tak ada tuk dibawa ke hadapanMu Tuhanku... ampuni aku saat ini  aku belum siap tolonglah beri waktu lagi...  ... Depok, 25 Maret 2011 (reposted from FB) ===== sumber gambar: google.com